Karbida Silikon Hitam
Abrasif karbida silikon hitam yang sangat keras dengan tepi kristal tajam untuk penggerindaan agresif, pemotongan, dan sandblasting.
Spesifikasi
- SiC
- ≥98%
- Free Carbon
- ≤0.3%
- Bulk Density
- 1.45-1.65 g/cm³
Fitur
- •Kekerasan ekstrem (Mohs 9.5)
- •Tepi kristal tajam
- •Konduktivitas termal yang sangat baik
- •Kelembaman kimia
Aplikasi
Industri
Karbida silikon hitam biasanya diproduksi melalui proses Acheson, di mana pasir silika dan kokas petroleum direaksikan pada suhu sangat tinggi dalam tanur resistansi listrik. Material kristalin yang dihasilkan dihancurkan, dimurnikan, dan diklasifikasikan menjadi ukuran grit atau bubuk yang diperlukan. Proses ini menciptakan abrasif bersudut yang sangat keras dengan konduktivitas termal tinggi dan stabilitas kimia yang kuat, menjadikannya cocok untuk tugas pemotongan dan penggerindaan yang menuntut.
Dengan kekerasan sekitar Mohs 9.5, karbida silikon hitam memotong lebih agresif daripada banyak abrasif berbasis alumina dan berkinerja sangat baik pada logam non-ferrous, batu, kaca, dan material berbasis silikon. Tepi kristalnya yang tajam mendukung penghilangan material yang cepat, sementara konduktivitas termalnya membantu memindahkan panas dari zona penggerindaan. Namun, dibandingkan dengan abrasif yang lebih tangguh, karbida silikon lebih rapuh, yang bisa menjadi keuntungan dalam pemotongan presisi tetapi menjadi keterbatasan dalam aplikasi yang membutuhkan daya tahan butiran maksimum.
Saat membandingkan opsi abrasif, karbida silikon hitam sering dipilih untuk pemotongan yang lebih tajam dan material benda kerja yang lebih keras, sementara kelas alumina lebur sering lebih disukai di mana ketangguhan dan masa pakai butiran yang lebih panjang lebih penting. Pembeli harus mengevaluasi kualitas kristal, kerenyahan, dan pengendalian ketidakmurnian untuk memastikan kinerja yang konsisten dalam pemotongan wafer, pengolahan batu, sandblasting, dan operasi penggerindaan khusus.
